(Pemasangan Instalasi dalam tembok) harus lebih cermat dibandingkan dengan pemasangan instalasi diluar tembok atau pun dirumah kayu, ditinjau dari segi penempatan puoa dan komponen.
Apabila ada kesalahan pipa dan komponen dalam tembok maka selain kesulutan perbaikannya juga dapat mengurangi kerapian.
Untuk itu, perlu suatu perencanaan yang matang dalam setiap bahan dan komponen listriknya.
A. Pemasangan Pipa dan Perlengkapan dalam Tembok
Pipa yang dipasang berfungsi sebagai pelindung kawat penghantar terhadap gangguan mekanis di dalam tembok.
Selain dari pada itu, pemasangan pupa dalam tembok juga dimaksudkan untuk memudahkan pemasangan kawat instalasi baru, dan memudahkan penghantar kawat yang sudah waktunya untuk diganti atau diperbaharui .
Dianjurkan bahwa dalam jangka 10-15 tahun diadakan pergantian kawat penghantar instalasi secara total. Pemeriksaan total instalasi dilakukan setiap 5 tahun sekali.
Pipa yang dipasang dalam tembok tanah ialah pipa khusus untuk kperluan tersebut, agar tujuan pemasangan pupa dapat terpenuhi dengan baik.
Sebelym dilakukan pemasangan perlu rencana rencana penempatan s tiap bagian instalasi, se erti pipa, komponen komponen listriknya, sebaiknya digambarkan pada tembok.
Dengan cara ini mungkin akan menfurangi kesalahan yang mungkin terjadi.
Setelah dugambar pada tembok dan sudah sesuai dengan rencana pemasangan pada gambar instalasi kemudian baru dumulai pemahatan tembok.
Pemahatan tembok dilakukan denfan menggunakan pahat. Pemahatan awal den an posisi pahatnya miring keluar kemudian dipahat pelan-pelan mengikuti bagian faris yang akan di pahat.
Setelah itu posisi pahat nya dapat bileh bebas, dengan demikian hasil pahatannya diharapkan jauh lebih rapi. Jrdalaman pemahatan disesuaikan dengan komponen komponen yang akan di tanam.
Apabila kedalaman pemahatan telah mencukupi maka pipa dan kelengkapannya dipasang.
Apabila ada kesalahan pipa dan komponen dalam tembok maka selain kesulutan perbaikannya juga dapat mengurangi kerapian.
Untuk itu, perlu suatu perencanaan yang matang dalam setiap bahan dan komponen listriknya.
A. Pemasangan Pipa dan Perlengkapan dalam Tembok
Pipa yang dipasang berfungsi sebagai pelindung kawat penghantar terhadap gangguan mekanis di dalam tembok.
Selain dari pada itu, pemasangan pupa dalam tembok juga dimaksudkan untuk memudahkan pemasangan kawat instalasi baru, dan memudahkan penghantar kawat yang sudah waktunya untuk diganti atau diperbaharui .
Dianjurkan bahwa dalam jangka 10-15 tahun diadakan pergantian kawat penghantar instalasi secara total. Pemeriksaan total instalasi dilakukan setiap 5 tahun sekali.
Pipa yang dipasang dalam tembok tanah ialah pipa khusus untuk kperluan tersebut, agar tujuan pemasangan pupa dapat terpenuhi dengan baik.
Sebelym dilakukan pemasangan perlu rencana rencana penempatan s tiap bagian instalasi, se erti pipa, komponen komponen listriknya, sebaiknya digambarkan pada tembok.
Dengan cara ini mungkin akan menfurangi kesalahan yang mungkin terjadi.
Setelah dugambar pada tembok dan sudah sesuai dengan rencana pemasangan pada gambar instalasi kemudian baru dumulai pemahatan tembok.
Pemahatan tembok dilakukan denfan menggunakan pahat. Pemahatan awal den an posisi pahatnya miring keluar kemudian dipahat pelan-pelan mengikuti bagian faris yang akan di pahat.
Setelah itu posisi pahat nya dapat bileh bebas, dengan demikian hasil pahatannya diharapkan jauh lebih rapi. Jrdalaman pemahatan disesuaikan dengan komponen komponen yang akan di tanam.
Apabila kedalaman pemahatan telah mencukupi maka pipa dan kelengkapannya dipasang.
Tag :
Listrik
0 Komentar untuk "Pemasangan Instalasi Listrik dalam Tembok"