
Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW pernah bersabda, "Permohonan salah seorang di antara kamu akan dikabulkan selama ia tidak tergesa-gesa dalam berdo'a, seperti ucapannya, "Aku telah berdo'a tetapi belum juga dikabulkan." (shahih Bukhari: 6340).
Perawi Hadits
Abu Hurairah; Abdurrahman bin Shakhr Al Dausi Al Yamani perawi (hadits) di dalam Islam. Diberi kunyah
(biasa dipanggil) Abu Hurairah, karena ia suka bermain-main dengan seekor kucing betina. Ia mengembalakan
kambing untuk keluarganya. Masuk Islam tahun ke 7 H sewaktu terjadi peristiwa penaklukan perkampungan Yahudi Khaibar. Menyertai Nabi selama empat tahun. Ia menemani beliau kemanapun pergi dan di manapun beliau singgah.
Ia bersungguh-sungguh dan intens dalam meriwayatkan hadits. Memelihara ilmu dari Nabi SAW ilmu yang banyak. Ia adalah sahabat Nabi SAW yang paling banyak meriwayatkan hadits dari beliau. Ia meriwayatkan dari Nabi SAW sebanyak 5374 hadits dan termasuk ahli fiqihnya penduduk Madinah. Wafat di Madinah tahun 57 H dan dimakamkan di perkuburan Baqi'.
Beberapa buah faedah dari hadits ini:
1. Anjuran untuk senantiasa berdo'a agar meraih sesuatu yang diinginkan adalah dibenarkan secara syar'i.
2. Wajib mengimani bahwa Allah mengabulkan permohonan seseorang atau memberi sebaik-baik apa yang ia minta atau menjauhkan dari sesuatu yang tak disukai, atau menyimpan untuknya di akherat. Tidak boleh berputus asa dari rahmat Allah dalam keadaan apa pun jua.
3. Tergesa-gesa dalam berdo'a akan menghalangi keterkabulan do'a. Dampak buruknya seseorang akan berpaling dari berdo'a dan bahkan meninggalkannya.
0 Komentar untuk "Kumpulan Hadits "Adab adab dalam Berdoa""